3 Kecanggihan ROG Gaming Center pada Notebook Asus GL553VD

Stock_photo_8

Bagi para pengguna notebook Asus ROG GL553VD mungkin tidak banyak yang tahu kemampuan ROG Gaming Center ini. Secara umum, software ini memungkinkan untuk Anda agar lebih mudah saat menjalankan aplikasi game. Baik game yang dijalankan via online maupun offline. Ditambah dengan prosesor Intel Core i7, laju saat gaming tidak diragukan lagi. Apa saja 5 kecanggihan ROG Game Center pada Asus? Simak ini.

  1. Tampilan Interface yang User-Friendly

Tampilan interface (antarmuka) pada sebuah aplikasi yang user-friendly pasti menyenangkan siapa saja. Sama halnya ketika Anda tengah bertatapan dengan seseorang yang tampan (kalau cewek). Penampilan pada wajahnya akan membuat obrolan kian lancar. Seseorang yang bijaksana, biasanya raut wajahnya terlihat lebih dalam. Terutama pada bagian matanya.

Dengan pemaksimalan tampilan interface pada notebook ini, Anda akan mengalami jatuh cinta pada pandangan pertama. Game apa pun rasanya jadi lebih menarik untuk dimainkan. Pasalnya, ada saja game yang menarik dilihat, begitu dimainkan terasa kurang. Ini biasanya karena gamer terpengaruh pada tampilan interface-nya. Kalau tidak, bisa jadi lebih tertarik.

  1. Putaran Kipas yang Ringan

Kinerja putaran kipas pada notebook biasanya kurang stabil terhadap game yang tengah dimainkan. Misalnya, saat Anda memainkan game tertentu, berukuran 500 MB untuk file berekstensi .iso. Game kelas ringan ini pada awalnya tidak terjadi apa-apa. Namun, setelah dimainkan pada chapter tertentu, putaran kipas tiba-tiba lebih kencang, dan suhu memanas.

Apa yang Anda lakukan pada saat-saat seperti itu? Langsung keluar secara kasar, atau menyimpan terlebih dahulu? Keduanya memiliki keburukan satu sama lain. Ketika Anda keluar dengan kasar, mesin pada notebook yang belum siap akan kewalahan. Akibatnya kinerja mesin akan lambat. Tetapi, ketika Anda mematikan mesin secara manual, lebih sulit.

Pasalnya, putaran kipas yang kencang itu biasanya sulit dikendalikan. Apalagi kalau Anda malah mencoba save game dan tetap melanjutkan permainan pada saat-saat seperti itu. Apa Anda tega menyiksa notebook lama-lama? Jadinya seperti makan buah simalakama. Nah, untuk itulah software ROG Game Center ini hadir. Kemungkinan itu bisa diminimalisir.

  1. Penggunaan Memori Lebih Optimal

Game yang tengah dijalankan sudah pasti memakan memori. Bahkan pada saat game tengah berjalan sekalipun. Artinya, Anda wajib tahu apa yang ada di belakangnya saat Anda mencoba mengutak-atik sebuah game. Kalau hanya tahu game-nya asik, atau fiturnya enak, tentu sangat subjektif. Kurang mendidik sama sekali.

Penggunaan memori terbesar saat gaming terjadi pada saat penyimpanan chapter. Ruang yang dimakan bisa besar kalau tidak memakai software bantuan seperti ROG Game Center. Fitur ini bisa membuat penggunaan memori jadi lebih sedikit dan optimal. Anda juga tidak khawatir lagi, soalnya ruang memori yang tersisa bisa untuk kebutuhan lain.

Nah, itu dia sekilas tentang ROG Game Center yang ditanamkan pada notebook Asus ROG GL553VD. Karena kebanyakan notebook gaming sekelas ini tergolong mahal, maka banyak marketplace terkenal di Indonesia melakukan perombakan. Terutama soal bunga cicilan pada saat membeli notebook jalur kredit. Seperti yang ada di Bibli. Di sana bahkan untuk bunga cicilannya sangat rendah. Berapa? 0%! Wah!

 

You might like:

Rekomendasi Hotel Murah Dan Terfavorit Di Daerah Puncak Rekomendasi Hotel Murah Dan Terfavorit Di Daerah Puncak
5 Tema Desain Kitchen Set Modern dan Kekinian untuk Mempercantik Interior Dapur Anda 5 Tema Desain Kitchen Set Modern dan Kekinian untuk Mempercantik Interior Dapur Anda
Penting! 3 Bahan Pelapis untuk Polesan Lemari Pakaian dari Kayu yang Harus Anda Tahu Penting! 3 Bahan Pelapis untuk Polesan Lemari Pakaian dari Kayu yang Harus Anda Tahu
3 Kecanggihan ROG Gaming Center pada Notebook Asus GL553VD 3 Kecanggihan ROG Gaming Center pada Notebook Asus GL553VD

Leave a Reply

Submit Comment
IBX583F5FBBD321D © 8908 Tutorial Terbaru. All rights reserved. XHTML / CSS Valid.
Proudly designed by Theme Junkie.